Rabu, 14 November 2018

TUGAS SOFTSKILL MANAJEMEN PEMASARAN GLOBAL NIA YUSNIA SARI 15215037 4EA26 3 Masker Sayuran yang Baik untuk Perawatan Kecantikan Kulit Wajah


3 Masker Sayuran yang Baik untuk Perawatan Kecantikan Kulit Wajah

Memiliki kulit yang cantik terawat merupakan impian semua wanita. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mendapatkannya mulai dengan perawatan di klinik kecantikan hingga melakukannya sendiri di rumah. Anda bisa memanfaatkan bahan alami seperti beragam sayuran yang baik untuk kulit.

Seperti dilansir dari situs Boldsky, terdapat bebebrapa sayuran yang memiliki manfaat untuk kecantikan dan kesehatan kulit wajah. Anda bisa mengolahnya secara sederhana menjadi masker, dan aplikasikan pada wajah secara rutin. Bagi Anda yang penasaran, berikut tiga daftar sayuran yang memiliki manfaat untuk kecantikan kulit wajah.

1. Tomat

Tomat mengandung vitamin yang membantu kulit tetap terlihat segar dan sehat. Tomat juga membuat kulit Anda rileks dan terhindar dari stres, sehingga terasa lebih kenyal. Menggunakan perawatan kulit dengan tomat ini dapat membuat kulit Anda terlihat glowing alami.
Hancurkan tomat dengan sedikit air. Kemudan aplikasikan pada wajah, biarkan hingga 15 menit. Setelah mengering bilas menggunakan air dingin dengan bersih. Anda sudah dapat melihat perubahannya dari pemakaian pertama.

Image result for masker tOMAT


2. Mentimun
Mentimun dapat membantuk kulit kering dan melembapkannya. Selain itu anti aging yang terkandung pada mentimun dapat menjadi perawatan rutin Anda mengatasi tanda-tanda penuaan pada wajah.
Haluskan mentimun kemudian aplikasikan pada wajah dan leher secara merata. Biarkan mengering selama 15 menit. Setelah itu bilas wajah Anda menggunakan air hangat. Perawatan ini akan membuat kulit Anda terasa lebih halus dan terhidrasi dengan baik.

Image result for masker timun


3. Wortel
Vitamin C yang terkandung dalam wortel dapat membantu mencerahkan kulit wajah Anda secara perlahan. Wortel juga membantu menyamarkan bekas luka dan jerawat pada kulit wajah. Selain itu, wortel memberikan efek rileks saat kulit terbakar sinar matahari serta dapat mengangkat sel kulit mati.
Haluskan wortel kemudian tambahkan yogurt aduk hingga merata kemudian aplikasikan secara merata pada kulit wajah dan leher. Kemudian biarkan hingga 20 menit. Setelah itu bias wajah dan leher Anda. Lakukan perawatan ini secara rutin untuk hasil kulit yang lebih cerah dan segar.


Image result for masker wortel



SUMBER :
https://www.liputan6.com/fashion-beauty/read/3535466/3-masker-sayuran-yang-baik-untuk-perawatan-kecantikan-kulit-wajah

TUGAS SOFTSKILL STRATEGI MEMASUKI PASAR GLOBAL DAN BEREKSPANSI KELOMPOK 4 (Manajemen Pemasaran Global)


STRATEGI MEMASUKI PASAR GLOBAL DAN BEREKSPANSI
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Softskill Mata Kuliah Manajemen Pemasaran Global

Nama Kelompok 4:
Anggara Wahyu Laksana ( 10215777 )
Diana Angriani (11215852)
Dicky Rachmat ( 11215875 )
Fikri Hidayat (12215675)
Nadia Amelia ( 14215914)
Nia Yusnia Sari (15215037)
Kelas   : 4EA26




FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018



BAB 1
PENDAHULUAN

      1.      Latar Belakang
Bagaimana menjalankan roda bisnis di pasar-pasar internasional ? Yakni, apakah akan mengekspor, merundingkan pertanian waralaba, mendirikan usaha patungan, atau mendirikan anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya. Meskipun secara prinsip pilihan pasar dan cara masuk merupakan keputusan yang terpisah, karakteristik khusus negara dan juga jalan masuk pasar internasional serta strategi ekspansi akan berdampak pula atas pilihan cara masuk.
Strategi global mengasumsikan produk-produk yang lebih distandarisasi dan kontrol oleh kantor pusat. Akibatnya, strategi kompetitif disentaralisasi dan dikontrol oleh kantor pusat. Unit-unit bisnis strategis yang beroperasi di setiap negara diasumsikan saling tergantung dan kantor pusat berusaha untuk menyatukan bisnis-bisnis yang tersebar di negara-negara tersebut. Oleh Karena itu, strategi ini menawarkan produk-produk standar ke berbagai pasar di negara-negara yang berbeda. Jadi strategi global menekankan pada skala ekonomi dan menawarkan lebih banyak peluang untuk mendayagunakan inovasi yang dikembangkan pada tingkat perusahaan atau dalam sebuah negara atau di pasar-pasar lainnya.
Strategi global memiliki resiko yang rendah, tetapi dapat melewatkan peluang-peluang yang tumbuh di pasar-pasar lokal, baik karena pasar-pasar itu tidak menunjukkan adanya peluang atau karena peluang-peluang itu mengharuskan produk-produk tersebut disesuaikan pada pasar lokal. Akibatnya srategi ini tidak responsive terhadap pasar-pasar lokal dan sulit dikelola karena kebutuhan untuk mengkoordinasi strategi-strategi tersebut dan mengoperasikan keputusan lintas negara. Akibatnya, pencapaian kegiatan operasi yang efisien perlu berbagi sumber daya dan penekanan diberikan pada koordinasi dan kerjasama antar unit di lintas negara tersebut.
Pengertian pasar global adalah peluang bisnis yang sangat besar dan menantang. Didalam pasar global persaingan yang terjadi akan sangat ketat dikarenakan kita tidak hanya bersaing terhadap pesaing dari dalam negeri, melainkan kita juga akan bersaing menghadapi pesaing dari luar negri yang tentunya akan membuat persaingan lebih sulit lagi.

BAB II
PEMBAHASAN

      2.      Definisi Strategi Global

Secara umum, ada tiga pandangan tentang 'strategi global'. Pertama, strategi global adalah salah satu bentuk perusahaan multinasional (multinational enterprise/MNE) strategi yang menjadi (treats) negara di seluruh dunia sebagai sebuah pasar global (global marketpalce) (Levitt,dan Yip dalam Peng dan Miles, 2009). Strategi MNE lainnya biasanya dikenal sebagai internasional (atau eksport-driven), multidomestik dan transnasional .Namun, strategi ini tampaknya merupakan bentuk ideal yang tidak ada di antara MNE
Pandangan kedua menjadikan (treats) strategi global sebagai manajemen strategi internasional (Bruton et al 2004;.Inkpen dan Ramaswamy 2006; Lu 2003).Jadi manajemen internasional strategis lebih luas daripada 'strategi global' seperti yang didefinisikan oleh pandangan pertama.

            Pandangan ketiga mendefinisikan strategi global secara luas: strategi perusahaan di seluruh dunia, yang merupakan teori perusahaan tentang cara sukses untuk bersaing (Peng dan Delios 2006). Definisi ini secara eksplisit mencakup strategi perusahaan internasional (cross-border) dan non-internasional (domestic).
Dalam bisnis global, perlu dipahami lingkungan yang berkaitan dengan perbedaan politik, ekonomi, sosial, budaya juga perdagangan dunia dan kerangka investasi serta sistem moneter global. Tujuan utama dari perusahaan adalah bagaimana perusahaan menciptakan laba yang optimal, yakni dengan dua cara :
1.      Menambah nilai produk agar konsumen mau membayar lebih,
2.      Melakukan kreasi nilai (value creation) agar dapat menurunkan biaya produksi.

      2.1  Pemilihan Strategi Untuk Mengekspansi Masuknya Pasar Global

Untuk mengekpansi pasar global harus memiliki strategi yang tidak sembarangan, karena didalam pasar global memiliki banyak tantangan. Sehingga kita harus menyiapkan strategi yang agar perusahaan kita dapat survive dipasar global. Strategi-strategi yang kini dipakai oleh banyak perusahaan untuk melakukan ekpansi yaitu :
      1.      Strategi Internasional
Strategi ini menawarkan bagaimana perusahaan menciptakan suatu nilai yang unggul dari pesaing dengan transfer keahlian dan produk yang bernilai kepada pasar asing, dimana dibidang ini merupakan kelemahan pesaing dan kompetensi inti ini tidak dimiliki oleh pesaing.
      2.      Strategi Multidomestik
Dalam strategi ini, perusahaan secara ekstensif melakukan kostumisasi terhadap produk dan strategi pemasarannya kearah kondisi nasional yang berbeda dimana value creation juga diciptakan pada kegiatan produksi, pemasaran, penelitian dan pengembangan di setiap negara yang di jadikan pasar global.
      3.      Strategi Global
Strategi global memusatkan pada peningkatan laba, dimana lebih mengarahkan pada standardisasi kualitas produk secara global, dan tidak melakukan penyesuaian produk terhadap kondisi lokal, karena menggunakan strategi low cost sehingga mendapatkan laba yang maksimal.

      4.      Strategi Transnasional
Strategi ini mencoba mencapai semua strategi yang ada untuk mendapatkan solusi untuk semua masalah. Dimana perusahaan melakukan pengurang biaya atas kondisi lokal dan juga transfer kompetensi inti serta tekanan lokal. Jadi strategi ini berusaha untuk mengurangi tekanan pengurangan biaya dan tekanan local responsiveness yang tinggi secara bersama dan juga melakukan diferensiasi.

       5.      Strategi Eksport
Mempertahankan produksi berbasis nasional dan mengekspor barang-barang ke pasar luar negeri dengan menggunakan jalur pengawasan distribusi. Dengan memakai pabrik dalam negeri (domestik) sebagai suatu basis produksi untuk mengekspor barang-barang keluar negeri adalah suatu strategi yang terbaik untuk mengejar penjualan internasional. Keuntungan dari strategi ekspor ini antara lain; meminimumkan risiko dan peryaratan modal dan meminimumkan investasi secara langsung di negara-negara asing. Strategi ekspor rentan ketika biaya produksi :
·         di dalam negeri jauh lebih tinggi daripada di negara-negara asing di mana saingan memiliki tanaman
·         biaya pengiriman produk ke pasar luar negeri jauh relatif tinggi
·         pergeseran buruk terjadi pada nilai tukar mata uang.

        6.      Strategi Lisensi
Strategi ini dilakukan jika perusahaan mempunyai kemampuan secara teknis tetapi tidak mempunyai kemampuan secara internasional untuk memasuki pasar luar negeri dan adanya keinginan untuk menghindari risiko pada saat mengirimkan atau memasukkan sumberdaya ke pasar yang mana tidak lazim, kondisi politik yang mudah berubah dan ketidakstabilan ekonomi.
7.      Strategi Waralaba
Strategi ini dilakukan oleh perusahaan jasa dan retail yang melakukan ekspansi global.
Keunggulannya :
·         Biaya dan resiko yang rendah
·         Mudah masuk pasar asing
·         Mempercepat dalam mendapatkan keuntungan
Kelemahannya :
·         Masalah dalam pengendalian kualitas

      8.      Joint Venture Dengan Perusahaan Setempat
Joint venture merupakan suatu bentuk kerjasama antar dua perusahaan atau lebih menjadi satu perusahaan (bergabung) atau keberadaan satu perusahaan yang dimiliki oleh dua atau lebih perusahaan.
      2.2  Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pilihan Cara Masuk

Pemilihan metode masuk ke dalam pasar asing mempunyai arti penting. Pemilihan ini merupakan salah satu dari keputusan yang paling kritis dalam pemasaran internasional karena keputusan masuk merupakan keputusan makro. Yakni, pada saat perusahaan memilih tingkat keterlibatannya di dalam pasar-pasar asing, perusahaan juga melakukan pilihan mengenai program pemasarannya disana. Misalnya, apabila perusahaan memasuki sebuah pasar melalui distributor, perusahaan membatasi kebebasannya dalam bidang-bidang seperti riset pemasaran, kebijakan produk, penentuan harga, dan promosi.

Keputusan yang menyangkut saluran pemasaran internasional khusus mana yang digunakan tidaklah sederhana bagi perusahaan. Adanya varian yang sangat banyak dari tipe organisasi pemasaran internasional dan banyak cara mereka dapat dikaitkan bersarna telah menghasilkan tipe alternatif sistem saluran pemasaran yang berbeda.

1.      Aliansi Strategi
Aliansi strategi adalah suatu komponen penting dalam sebuh strategi dimana berkenaan dengan persetujuan kooperasi atau persetujuan bersama antara pesaing potensial dengan pesaing yang telah ada. Dalam aliansi strategi ini terdapat berbagai keunggulan dan kelemahan. Salah satu keunggulan aliansi strategi adalah mudah memasuki pasar internasional dengan saling melengkapi dalam hal keahlian dan penurunan biaya dan resiko dalam memasarkan produk serta mudah dalam penentuan standar teknologi industri internasional. Ada tiga hal yang harus diperhatikan agar aliansi strategi ini berhasil, yaitu :

1.   Pemilihan partner
Dalam hal ini dimana harus jelas siapa yang akan kita ajak kerjasama, apakah partner tersebut dapat bekerjasama mencapai tujuan strategi dan tujuan aliansinya serta tidak memanfaatkan aliansinya dimasa mendatang. Dan sebagai perusahaan yang akan melakukan aliansi strategi, kita harus melakukan berbagai langkah seperti, mencari informasi mengenai partner dan mengumpulkan data serta mencari tahu mengenai partner tersebut.
2.   Struktur aliansi
Yaitu, menentukan suatu struktur hingga terjadi keadilan dalam hal pembebanan resiko dan menghindari terjadinya pemanfaatan dari partner untuk kepentingannya sendiri.
3.   Penanganan aliansi
Dalam hal ini dapat dilakukan pengamanan dengan teknologi, atau dengan penetapan kontrak, dimana terjadi persetujuan atau kesepakatan yang jelas, adil  antara perusahaan dengan partnernya dengan komitmen yang mantap agar tidak terjadi resiko yang tidak diinginkan.
      2.3  Manajemen Operasional Global

Dalam manajemen operasional berarti semua pihak atau semua bidang yang terintegrasi dalam perusahaan ikut secara bersama menjalankan tugas atau cara-cara diatas dengan baik dan benar agar tujuan perusahaan yaitu mendapatkan peningkatan laba akan tercapai. Perbaikan dalam pengendalian kualitas akan mengurangi biaya melalui tiga cara :
1.      Peningkatan produktivitas akibat peniadaan pemborosan danpengurangan cacat.
2.      Peningkatan kualitas produk artinya mengurangi biaya cacat dan scrap
3.      Menurunkan jaminan dan biaya perbaikan atau pengerjaan ulang untuk kualitas produk yang lebih baik.

      2.4  Konsep Masuk Pasar Global

Konsep masuk pasar (market entry) berkaitan dengan kemudahan atau kesulitan di dalamnya perusahaan dapat menjadi anggota kelompok perusahaan yang bersaing dengan menghasilkan substitusi erat untuk produk yang mereka tawarkan. Perusahaan harus mengembangkan seperanglcat produk, aset, dan aktivitas manajemen untuk pasar baru yang disusupi Kepentingannya di sini terletak pada pasar internasional baru. Masuk yang berhasil akan tergantung pada sejumlah faktor. Hal ini tergantung pada bagaimana perusahaan:

1.      Menggunakan informasi peluang untuk rnenyusup ke pasar yang menguntungkan.
2.      Mengakses sumber daya yang produktif.
3.      Mengakses pasar.
4.      Mengatasi rintangan masuk pasar.
5.      Perusahaan-perusahaan mapan biasanya beroperasi lebih baik dibandingkan perusahaan perusahaan baru karena faktor- faktor di atas. Masuk ke pasar dapat berlangsung dalam berbagai keadaan, misalnya:Keunggulan kompetitif biaya, strategi penjualan, atau daya tarik produk dari pendatan baru yang memungkinkannya mengatasi pukulan fatal bagi anggota-anggota lemah yang dilancarkan oleh kelompok perusahaan yang telah mapan sebelumnya.
6.      Pendatang baru dapat meraup, sejumlah besar lapangan usaha dari beberapa anggota kelompok, yang karena sebab-sebab tertentu keunggulan kompetitifnya tidak bisa ditandingi oleh para pendatang,
7.      Kelompok, dimekarkan oleh pendatang baru tersebut, mampu mencapai ekulibrium pada tingkat harga yang lebih tinggi, menutup biaya-biaya unit yang lebih besar yang dapat muncul dari pengurangan skala operasi dari setiap perusahaan.
8.      Perusahaan-perusahaan yang telah mapan memilih untuk memasuki pasar baru sebagai bagian dari strategi hubungan antar perusahaan yang melibatkan pasar untuk produk lainnya.

Dalam, banyak kejadian, perusahaan mapan unggul terhadap perusahaan baru dalam kemampuan mereka mengatasi hambatan-hambatan sumber daya dan pasar, dan mencapai skala ekonomis operasi. Masuk pasar telah menjadi ujian tertinggi bagi kemampuan kompetitif  Perusahaan tidak lagi membuktikan kemampuannya dalam lahan bisnis biasa, melainkan membuktikan kompetensinya dalam. menjelajahi wilayah baru. Tantangan memasuki internasional baru sangatlah berat dan perusahaan-perusahaan yang berjaya menggunakan beraneka macam, cara masuk pasar.
  
BAB III
PENUTUP

       3.      Kesimpulan

      1.      Pengertian pasar global adalah peluang bisnis yang sangat besar dan menantang. Didalam pasar global persaingan yang terjadi akan sangat ketat dikarenakan kita tidak hanya bersaing terhadap pesaing dari dalam negeri, melainkan kita juga akan bersaing menghadapi pesaing dari luar negri yang tentunya akan membuat persaingan lebih sulit lagi.
     2.      Strategi global adalah salah satu bentuk perusahaan multinasional (multinational enterprise/MNE) strategi yang menjadi (treats) negara di seluruh dunia sebagai sebuah pasar global (global marketplace).
    3.      Strategi-strategi yang kini dipakai oleh banyak perusahaan untuk melakukan ekpansi yaitu Strategi Internasional¸ Strategi Multidomestik, Strategi Global, Strategi Transnasional, Strategi Eksport, Strategi Lisensi, Strategi Waralaba, Joint Venture Dengan Perusahaan Setempat.
    4.      Dalam manajemen operasional berarti semua pihak atau semua bidang yang terintegrasi dalam perusahaan ikut secara bersama menjalankan tugas atau cara-cara diatas dengan baik dan benar agar tujuan perusahaan yaitu mendapatkan peningkatan laba akan tercapai.
    5.      Konsep masuk pasar (market entry) berkaitan dengan kemudahan atau kesulitan di dalamnya perusahaan dapat menjadi anggota kelompok perusahaan yang bersaingdengan menghasilkan substitusi erat untuk produk yang mereka tawarkan.

  

DAFTAR PUSTAKA

https://bellalaydrus361.wordpress.com/2016/10/23/strategi-memasuki-pasar-global-dan-berekspansi/