Rabu, 28 Oktober 2015

PENDAHULUAN (Pengertian, Tujuan, Fungsi, Kajian, Ruang Lingkup)



Nama: Nia Yusnia Sari
Kelas : 1EA25
NPM: 15215037
Tugas  Softskill  Minggu  Pertama

PENDAHULUAN


1.     Pengertian Ilmu Budaya Dasar
“ Ilmu Budaya Dasar” adalah suatu pengetahuan yang menelaah berbagai masalah kemanusiaan dan budaya, dengan menggunakan pengertian- pengertian yang berasal dari dan telah dikembangkan oleh berbagai bidang pengetahuan keahlian yang tergolong dalam Pengetahuan Budaya.
Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya.
2.     Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Menurut M. Habib Mustopo, tujuan IBD ialah mengembangkan kepribadian mahasisa dengan cara memperluas wawasan pikirannya, baik yang menyangkut diri sendiri maupun yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya.
Untuk menjangkau tujuan tersebut, maka Ilmu Budaya Dasar (IBD) diharapkan dapat :
a.)  Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka akana lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.
b.)  Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk dapat memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya, serta mengembangkan daya kritis.
c.)   Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangasa dan Negara, serta ahli dalam bidang disipilin masing-masing tidak jauh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotaan disiplin yang ketat.
d.)  Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi kita agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain.
Dapatlah dirinci secara singkat bahwa tujuan Ilmu Budaya Dasar (IBD) ialah :
a.)   mahasiswa lebih peka dan terbuka terhadap masalah kemanusiaaan dan budaya, serta lebih bertanggung jawan
b.)  Menyadarkan mahasiswa terhadap nilai nilai yang hidup dalam masyarakat , hormat merhormati serta simpati.
c.)   Mengembangkan daya kritis terhadap persoalan kemanusiaan dan daya kebudayaan
d.)  Agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang memmbangun.

3.     Fungsi Ilmu Budaya Dasar
Memberikan Pengetahuan Dasar dan pengertian umum tentang konsep konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala- gejala sosial kebudayaan agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan budaya sosial dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa kepada lingkungan lebih besar.

4.     Kajian Ilmu Budaya Dasar
     Kajian Ilmu Budaya Dasar bermaksud agar para akdemisi atau mahasiswa dapat memiliki latar belakang pengetauan budaya Indonesia secara mendalam sehingga diharapkan dapat menudukung serta mengembangkan kebudayaan Indonesia secara kreatif melalui bidang masing-masing. Dengan demikian diharapkan mahasiswa mampu memeperlihatkan sikap :
1.      Minat dan kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi di sekitarnya dan di luar lingkungannya, menelaah apa yang dikerjakannya dan mengapa.
2.      Kesadaran akan pola-pola nilai yagn dianutnya serta bagaimana hubungan nilai-nilai ini dengan cara hidupnya sehari-hari
3.      Kerelaan memikirkan kembali dengan hati terbuka nilai-nilai yang dianutnya untuk mengetahui apakah dia secara berdiri sendiri dapat membenarkan nilai-nilai tersebut untuk dirinya sendiri
4.      Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasanya sudah dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan sebaliknya menolak nilai-nilai yang tidak dibenarkannya.

5.     Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
     Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah
pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
             1.Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya
             2.Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1.Manusia dan Kebudayaan
2. Manusia dan Kesusastraan
3. Manusia dan cinta kasih
4. Manusia dan Keindahan
5. Manusia dan Penderitaan
6. Manusia dan Keadilan
7. Manusia dan Pandangan hidup
8. Manusia dan Tanggung Jawab Serta Pengabdian
9. Manusia dan Kegelisahan
10. Manusia dan Harapan




Sumber : 
Joko Tri Prasetya, Drs., Ilmu Budaya Dasar, Rineka Cipta, Jakarta 2013