Senin, 25 April 2016

KEWAJIBAN JANGKA PANJANG


Nia Yusnia Sari
15215037
1EA25
KEWAJIBAN JANGKA PANJANG

Obligasi adalah surat atau sertifikat pengakuan hutang yang dikeluarkan oleh peminjam atas hutang yang diterimanya dari investor selaku pihak yang memberikan pinjaman.
Jenis –jenis Obligasi
     a.       Obligasi Berdasarkan Sisi Penerbit
     b.      Obligasi Berdasarkan Jaminannya
     c.       Obligasi Berdasarkan Hak Penukaran
    d.       Obligasi Berdasarkan Sistem Pembayaran Bunga
    e.       Obligasi Berdasarkan Nilai Nominal
     f.       Obligasi Berdasarkan Perhitungan Imbal Hasil

Contoh 1

1.      Pada tanggal 01 Juni 1990 dibeli 60 lembar obligasi darai PT.SEJAHTERA yang
mempunyai nilai nominal Rp 100.000 setiap lembar, dengan harga kurs 102%. Biaya provisi dan materai sebesar Rp 30.000. Bunga obligasi sebesar 12% setahun dan di bayarkan tiap-tiap tanggal 1/4 dan tanggal 1/10. Dari transaksi ini dapat dibuat perhitungan jumlah pembelian sebagai berikut:
jawab :           

Harga kurs =102% x 60 x Rp 100.000                                               = Rp 6.120.000
Biaya provisi dan materai                                                                   = Rp       30.000
Nilai Investment In Bond                                                                    = Rp 6.150.000

Bunga berjalan 2 bulan (dari 1/4 dan 1/6 1990= 2/12 x 12% xRp100.000                                                                 

Dibayar tunai                                                                                      = Rp 120.000
 .          = Rp  6.270.000
           
Jurnal: 
 Investment In Bond   Rp 6.150.000
 Interest Earned          Rp 120.000
Cash                                        Rp 6.270.000

Contoh 2

Obligasi yang bernilai nominal Rp 10 juta dengan tarif kupon 14% setahun. Kupon dibayarkan setiap 6bulan. Obligasi tersebut akan jatuh tempo dalam waktu 7 tahun dan memiliki YTM 16%. Hitunglah harga obligasinya.
Jawab :
1 tahun = 2 periode pembayaran kupon, sehingga t = 7 tahun x 2 periode / tahun = 14 periode
R per periode = 14% /2 = 7% per periode ( 1 periode = 1 semester)
YTM per periode = 16%/2 = 8% per periode.
Kupon per periode = 7% x Rp 10 juta = Rp 700.000
PVIFa =  [1 – (1+8%)^(-14)] / 8% = 8,244236983
PVIF   = (1+8%) ^ (-14) = 0,340461041
Harga Obligasi (B) = Rp 700.000 x 8,244236983 + Rp 10.000.000 x 0,340461041 = Rp 9.175.576,30

Contoh 3
Sebuah obligasi dengan tarif kupon 10% dan kupon dibayar tahunan. Nilai nominalnya Rp 10 juta dan akan jatuh tempo 5 tahun kemudian. Dengan YTM 11%, berapa nilai obligasi tersebut?
Jawab :
Nilai Kupon = tarif kupon x nilai nominal = 10%  x Rp 10 juta = Rp 1 juta.
Nilai Obligasi (B) = Nilai Sekarang Anuitas dari Kupon + Nilai Sekarang dari Nilai Nominal
Nilai Sekarang Anuitas = [1-(1+r)^(-t)] / r
R = YTM = 11%
T = 5 periode               
Faktor Bunga Nilai Sekarang Anuitas = PVIFa (11%,5) = [ 1 – (1+11%)^(-5)] / 11% = 3,695897018
Faktor Nilai Sekarang =  PVIF (11%,5) = (1+11%)^(-5) = 0,593451328
Nilai Kupon = 10% x Rp 10 juta = Rp 1 juta
Harga Obligasi (B) = Nilai Sekarang Anuitas dari Kupon + Nilai Sekarang dari Nilai Nominal
                              = Rp 1 juta x 3,695897018 + Rp 10 juta x 3,695897018
                             = Rp 9.630.410,298





Minggu, 24 April 2016

REPLIES TO COMPLAINTS (B.INGGRIS 2)


February 25, 2016
Ref.  JM/b2/206

Mrs Kanaya
Kania Store
20 Melati Street
Solo 13233

Dear Madam,
The complaint letter that you sent had been received on Wednesday, 26th of February  2016. We have investigated the distribution service about the delayed order of three dozen hijab that you did on January 20, 2016. Since we were reported their clarification, we notify you that it was due to a strike of local truckers.
Since the consignment cannot be kept on hand indefinitely, we hereby serve you the 10% discount that if delivery is not effective in 7 days from the date you received this letter.
If we can be of further assistance, please file your query through our customer service at the telephone number noted on your billing statement. We are sorry for this uncomfortable service.

                                                                       Yours faithfully,



                                                                        Nia Yusnia sari

                                                                        Marketing Manager

Senin, 18 April 2016

PERSEROAN TERBATAS : DEVIDEN, SALDO LABA, DAN PELAPORAN LABA


Nia Yusnia Sari
15215037
1EA25
PERSEROAN TERBATAS : DEVIDEN, SALDO LABA, DAN PELAPORAN LABA


Perseroan adalah sebuah badan hukum, yang modalnya terbagi atas saham dengan nilai nominal tertentu.
     1.     Dividen
Dividen adalah pembagian saham oleh perusahaan kepada para pemegang sahamnya secara pro rata
Macam- macam dividen yaitu :
         a.  Dividen Tunai : Pembagian uang tunai secara pro rata kepada pemegang saham.
      b. Dividen Saham : Pembagian saham perusahaan yang bersangkutan secara pro rata kepada pemegang sahamnya.
        c.  Dividen Property : Berupa persediaan, tanah dan bangunan, investasi pada sekuritas perusahaan lain
        d.  Dividen Likuidasi : Dividen yang bersumber pada modal disetor
        e.  Dividen Hutang : Dividen hutang timbul apabila laba tidak dibagi saldonya

     2.     Saldo Laba
Saldo laba adalah laba bersih  yang tidak dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen, saldo laba hanya dipengaruhi oleh laba/rugi bersih dan dividen.  
-Saldo laba akan bertambah apabila perusahaan membukukan laba bersih dan berkurang apabila rugi bersih.
-Saldo laba akan berkurang apabila perusahaan menetapkan pembagian dividen kepada pemegang saham.
    3.     Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi melaporkan pendapatan dan beban selama periode waktu tertentu berdasarkan konsep penandingan.
Laporan laba rugi meliputi :
      -Pendapatan
          -Biaya
          - Laba / Rugi Bersih

Hutang bertambah di kredit¸piutang bertambah di debit
Rumus HPP = PBD awal + pembelian bersih – PBD akhir
Rumus Pembelian Bersih = ( pembelian + B. angkut pembelian) – (Retur pembelian + potongan pembelian )
      #Kelebihan dan kekurangan dividen tunai, saham, likuidasi, property
Dividen saham : kelebihannya saham yg dibagikan bias diinvestasikan kembali
Kekurangannya jika harga pasar turun maka harga dividen kita juga turun
Dividen tunai : kelebihannya karena uang adalah nilai tukar yang paling dicari orang
Kekurangannya karena dibayar dengan uang jadi uang kita cepat habis kerena tidak ada investasi
Dividen likuidasi : kelebihannya kalau perusahaan bangkrut pemegang saham bias dapat pengembalian modal awal yg diberikan
 Kekurangannya kalau perusahaan tidak memiliki sisa kekayaan maka pemegang saham tidak mendapat apapun
Dividen property : kelebihannya dibagikan dalam bentuk asset / real asset , setiap tahunnya akan selalu naik harganya dan mudah didistribusikan
       #Kekurangannya tidak mudah laku seperti saham karena dividen memerlukan modal yg cukup besar
Kebanyakan perusahaan memakai dividen yg mana?  Kebanyakan perusahaan memakai dividen tunai karena paling mudah didistribusikan , paling banyak peminatnya, pembagiannya juga mudah
     #Apakah laba ditahan sama dengan dengan kas? Tidak sama, laba ditahan untuk memproteksi perusahaan tersebut kalau dimasa dating terjadi sesuatu, kalau kas berhubungan dengan segala macam operasional

Contoh Dividen
1.PT. Newbie pada 1 mei 2015 memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp.100/lembar. Pada 25 mei 2015 dividen tersebut dibayarkan kepada para pemegang saham. jumlah lembar saham PT Newbie yang diterbitkan adalah sebanyak 1000 lembar.
Jawab:
Tanggal Pengumuman
1000 lembar x Rp.100 = Rp. 100.000
01 Mei             Laba Ditahan                         Rp.100.000
                                                Hutang Dividen                                  Rp.100.000
Tanggal Pembayaran
25 Mei              Hutang Dividen                     Rp.100.000
                                                Kas                                                      Rp. 100.000

2.  PT. Jak mengumumkan pembagian dividen dalam bentuk saham sebesar 20% dari saham beredar (30,000 x 20% = 6000 lembar). Pada tanggal yg sama, harga pasar saham PT.Jak adalah rp 25/Lembar. Dengan demikian, maka harga pasar wajar atas 6000 lembar saham yg akan dibagikan sebagai deviden adalah Rp 150.000.000. jurnal yg diperlukan
Jawab :
Saham beredar = 30.000 x 20% = 6.000
Harga Saham =25 x 6.000 = 150.000


Pada saat pengumuman
Pada saat penerbitan saham untuk dividen


 
           Laba Ditahan                                                 Rp 150.000
       
                  Dividen saham biasa tersedia untuk dibagi                Rp 120.000
Tambahan modal disetor dari dividen saham             Rp 30.000                                                 

Setelah saham untuk dividen diterbitkan, maka posisi ekuitas pemilik menjadi sebagai berikut:
  
       
    Dividen saham biasa tersedia untuk dibagi    Rp 120.000
                         
Saham biasa                                                                     Rp 120.000

Contoh Laporan Saldo Laba dan Laporan Laba Rugi
Akuntan PT. CiBil Makmur sedang menyusun laporan laba rugi, laporan saldo laba yang berakhir pada 31 Des 2015. Berikut ini informasi yang diberikan untuk menyusun laporan keuangan tersebut sesuai dengan periode laporan pembukuannya :
Modal saham                                       Rp 102.500
Biaya upah                                          Rp 92.500
Pendapatan                                         Rp 225.000
Kas                                                      Rp 22.500
Biaya perlengkapan                             Rp 15.000
Laba ditahan awal                               Rp 27.500
Biaya sewa                                          Rp 25.000
Hutang dagang                                   Rp 10.000
Dividen                                               Rp 12.500
Piutang dagang                                   Rp 47.500
Peralatan                                             Rp 200.000
Wesel bayar                                         Rp 50.000

Maka laporan saldo laba dan laporan laba rugi nya adalah :
PT. CiBil Makmur
Laporan L/R
Dec 2015
Pendapatan                                                                                         Rp.225.000
Beban Usaha :
Biaya Upah                             Rp. 92.500
Biaya Perlengkapan                Rp. 15.000
Biaya Sewa                             Rp. 25.000   +
                                                Rp. 132.500                                        Rp.132.500   -
Laba                                                                                                   Rp.   92.500






PT. CiBil Makmur
Saldo Laba
31 December 2015
Saldo Laba, 1 Jan 2015                                                                       Rp 27.500
            Laba                            Rp 92.500
            Deviden                      (Rp 12.500)  -
                                                Rp. 80.000                                          Rp 80.000       +
Saldo Laba, 31 Des 2015                                                                  Rp. 107.500










Selasa, 12 April 2016

PERSEROAN TERBATAS: ORGANISASI DAN TRANSAKSI MODAL SAHAM



 PERSEROAN TERBATAS: ORGANISASI DAN TRANSAKSI MODAL SAHAM


Perseroan terbatas adalah suatu badan hukum untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.
Kepemilikan saham Perseroan Terbatas :
           a.      Badan usaha milik Negara
           b.      WNA
           c.       Negara asing
           d.      WNI
           e.       Badan usaha Indonesia
           f .       Badan usaha Asing
Pertimbangan Penerbitan Saham
           a.       Modal Dasar
           b.      Penerbitan Saham 
           c.       Nilai Pasar Saham
           d.      Saham dengan Nilai Nominal danSaham Tanpa Nilai Nominal

Modal Perseroan Terbatas
-          Modal Saham Preferen (Prioritas) atau Saham Biasa : ketika perusahaan membagikan deviden otomatis yang akan dibagikan ke saham preferen dulu baru ke saham biasa karena kalau prioritas memberi modal yang tinggi
Contoh saham preferen  : diasumsikan bahwa Stine Corporation menerbitkan 10.000 saham seharga $12 perlembar dengan nilai $10 jurnal untuk mencatata penerbitan yaitu
Kas                                                                                                                  120.000
     
            Saham Preferen                                                                                       100.000                        
     
            Agio Saham (Nilai Nominal)- Saham Preferen (Mencatat Penerbitan         20.000                                   10.000 saham preferen dengan nilai nominal $10)


-            -          Agio dan Disagio saham : agio adalah keuntungan

Saham Treasury
Contohnya misalnya PT A menjual saham 200 lembar 1000 ke Budi lalu Budi menjual mke PT a lagi dengan harga 2000, lalu PT A menjual ke investor lain seharga 3000

Kelebihan Saham Preferen  : Diprioritaskan dalam pembagian deviden
Kelemahan Saham Preferen : walaupun menanamkan modal lebih besar dari saham biasa namun belum tentu pembagian devidennya lebih besar dari saham biasa
Kelebihan Saham Biasa : Tidak memiliki jatuh tempo

Soal
1.      PT XYZ menerbitkan saham biasa dengan nominal Rp 10.000 per lembar. Pada tanggal 1Januari 20X1 ditempatkan 100 lembar saham biasa dengan kurs 110 tunai.
Jumlah kas  yang diterima = 100 lembar x Rp 10.000 x 110%           = Rp 1.100.000
Nilai saham yang ditempatkan (nilai nominal)                                     =Rp 1.000.000
Agio saham                                                                                      =Rp    100.000

Jurnal yang dibuat atas penempatan saham di atas pari pada tanggal 1 Januri 20X1 adalah
Kas                                                                                                      Rp 1.100.000
Modal Saham Biasa                                                                            Rp 1.000.000
Agio Saham Biasa                                                                               Rp    100.000

Pada tanggal 3 Maret 20X1 PT XYZ menempatkan saham 10 lembar saham biasa dengan kurs 90  tunai.
Jumlah kas yang diterima  = 10 lembar x Rp 10.000 x 90%               = Rp   90.000
Nilai saham yang ditempatkan (nilai sebesar nominal saham)               = Rp 100.000
Disagio saham                                                                                   = Rp   10.000

Jurnal yang dibuat saat penempatan saham di bawah pari pada tanggal 3 Maret 20X1 adalah
Kas                                                                                                      Rp      90.000
Disagio Saham  Biasa                                                                            Rp      10.000
Modal Saham Biasa                                                                                        Rp 100.000


2. Faith Evans Corporation adalah sebuah perusahaan regionalyang terdaftar di SEC  Sekuritas perusahaan sangat sedkit yang diperdagangkan dalam NASDAQ (National Association of Securities Dealers Quotes) Faith 5 bnEvans Corporation telah menerbitkan 10.000 unit. Setiap unit terdiri dari surat hutang subordinasi 12%, dengan nilai pari $500, dan 10 lembar saham biasa bernilai pari $5. Bank investasi telah menahan 400 unit. Sebagai biaya perjaminan. Sisanya sebanyak 9.600 unit dijual kepada investor luar secara tunai dengan harga $880 per unit. Sebelum penjualan ini , harga permintaan untuk saham biasa selama dua minggu adalah $40 per saham. Tingkat hasil pasang yang wajar untuk surat hutang tersebut adalah 12%, sehingga nilai pari obligasi sama dengan nilai wajar.
Diminta : Buatlah ayat jurnal untuk mencatat transaksi Evans menurut kondisi berikut ini :
Dengan menggunakan metode proposional dan menggunakan daftar harga

Metode Proposional
Nilai pasar wajar saham biasa (9.600 x 10 x $40)                  $ 3.840.000
Nilai pasar wajar obligasi (9.600 x 500)                                             
  4.800.000  +
Nilai pasar wajar agregat                                            
                       $ 8.640.000

Alokat saham biasa     =  3.840.000 x 8.448.000 = $ 3.754.667
                                                            8.640.000

Alokat obligasi                        = 4.800.000 x 8.448.000 = $ 4.693.333
                                                            8.640.000

                                                Saham Biasa                            Obligasi
Nilai Jual                                 $ 3.754.667                             $ 4.693.333
Nilai Nominal                                480.000
_                         4.800.000  -
Tambahan Modal Disetor       $ 3.274.667                             $ 106.667

Jurnal :
Kas                                                                              $ 8.448.000
Diskonto utang obligasi                                              $ 106.667
            Agio Saham Biasa                                                      
$ 3.274.667
            Saham Biasa                                                   
            480.000
            Utang Obligasi                                               
            4.800.000