Nia Yusnia Sari
15215037
1EA25
KEWAJIBAN
JANGKA PANJANG
Obligasi
adalah surat atau sertifikat pengakuan hutang yang dikeluarkan oleh peminjam
atas hutang yang diterimanya dari investor selaku pihak yang memberikan
pinjaman.
Jenis
–jenis Obligasi
a.
Obligasi Berdasarkan Sisi Penerbit
b.
Obligasi Berdasarkan Jaminannya
c.
Obligasi Berdasarkan Hak Penukaran
d. Obligasi Berdasarkan Sistem Pembayaran Bunga
e.
Obligasi Berdasarkan Nilai Nominal
f.
Obligasi Berdasarkan Perhitungan Imbal Hasil
Contoh 1
1.
Pada tanggal 01 Juni 1990 dibeli 60 lembar obligasi darai PT.SEJAHTERA yang
mempunyai
nilai nominal Rp 100.000 setiap lembar, dengan harga kurs 102%. Biaya provisi
dan materai sebesar Rp 30.000. Bunga obligasi sebesar 12% setahun dan di
bayarkan tiap-tiap tanggal 1/4 dan tanggal 1/10. Dari transaksi ini dapat
dibuat perhitungan jumlah pembelian sebagai berikut:
jawab :
Harga kurs
=102% x 60 x Rp
100.000
= Rp
6.120.000
Biaya
provisi dan
materai
=
Rp 30.000
Nilai
Investment In Bond
= Rp 6.150.000
Bunga
berjalan 2 bulan (dari 1/4 dan 1/6 1990= 2/12 x 12% xRp100.000
Dibayar tunai
=
Rp 120.000
.
= Rp 6.270.000
Jurnal:
Investment In Bond Rp 6.150.000
Interest
Earned Rp 120.000
Cash Rp 6.270.000
Contoh 2
Obligasi yang bernilai nominal Rp 10 juta dengan tarif
kupon 14% setahun. Kupon dibayarkan setiap 6bulan. Obligasi tersebut akan jatuh
tempo dalam waktu 7 tahun dan memiliki YTM 16%. Hitunglah harga obligasinya.
Jawab :
1 tahun = 2
periode pembayaran kupon, sehingga t = 7 tahun x 2 periode / tahun = 14 periode
R per
periode = 14% /2 = 7% per periode ( 1 periode = 1 semester)
YTM per
periode = 16%/2 = 8% per periode.
Kupon per
periode = 7% x Rp 10 juta = Rp 700.000
PVIFa = [1 – (1+8%)^(-14)] / 8% = 8,244236983
PVIF = (1+8%) ^ (-14) = 0,340461041
Harga
Obligasi (B) = Rp 700.000 x 8,244236983 + Rp 10.000.000 x 0,340461041 = Rp
9.175.576,30
Contoh
3
Sebuah obligasi dengan tarif kupon 10% dan kupon
dibayar tahunan. Nilai nominalnya Rp 10 juta dan akan jatuh tempo 5 tahun
kemudian. Dengan YTM 11%, berapa nilai obligasi tersebut?
Jawab :
Nilai Kupon
= tarif kupon x nilai nominal = 10% x Rp
10 juta = Rp 1 juta.
Nilai
Obligasi (B) = Nilai Sekarang Anuitas dari Kupon + Nilai Sekarang dari Nilai
Nominal
Nilai
Sekarang Anuitas = [1-(1+r)^(-t)] / r
R = YTM =
11%
T = 5
periode
Faktor Bunga
Nilai Sekarang Anuitas = PVIFa (11%,5) = [ 1 – (1+11%)^(-5)] / 11% =
3,695897018
Faktor Nilai
Sekarang = PVIF (11%,5) = (1+11%)^(-5) =
0,593451328
Nilai Kupon
= 10% x Rp 10 juta = Rp 1 juta
Harga
Obligasi (B) = Nilai Sekarang Anuitas dari Kupon + Nilai Sekarang dari Nilai
Nominal
= Rp 1 juta x
3,695897018 + Rp 10 juta x 3,695897018
= Rp 9.630.410,298