Selasa, 24 November 2015

4. MANUSIA DAN KEINDAHAN




MANUSIA DAN KEINDAHAN



1.MAKNA KEINDAHAN

            Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan adalah kebenaran, dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah, yang tidak mengandung kebenaran berarti tak indah. Karena itu lukisan monalisa tidak indah, karena dasarnya tidak benar.
Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perorangan, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal.
A.    Apakah keindahan itu ?
Berbicara tentang keindahan mau tak mau kita harus menengok jauh ke belakang yaitu ke jaman yunani kuno, abad ke-18. Menurut The Liang Gie dalam bukunya “Garis Besar Estetik” (Filsafat Keindahan)  dalam bahasa inggris keindahan itu diterjemahkan dengan “beautiful”, perancis “beau”, italia dan spanyol “bello”, kata-kata itu berasal dari bahasa latin “bellum”. Akar katanya adalah “bonum” yang berarti kebaikan kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi “bonellum” dan terakhir dipendekkan sehingga ditulis “bellum”

1. The Liang Gie menjelaskan, bahwa keindahan dalam arti luas mengandung pengertian ide kebaikan. Misalnya, plato menyebut watak yang indah dan hukum yang indah, sedangkan Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan.

Jadi pengertian yang seluas-luasnya meliputi:
·        Keindahan seni
·        Keindahan alam
·        Keindahan moral
·        Keindahan intelektual

2.   Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetik seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang diserapnya.
3.  Keindahan dalam arti yang terbatas mempunyai arti yang lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan, yakni berupa keindahan bentuk dan warna.
 
     B.   Nilai estetik
Nilai estetik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (instrumental/contributory value), yakni nilai yang bersifat sebagai alat untuk membantu. Nilai intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.

Contoh:
·         Puisi   
·         Tari- tarian Damarwulan

     C.     Apa sebab manusia menciptakan keindahan ?
Keindahan berasal dari kata “indah”, berarti bagus, permai, cantik, molek dan sebagainya. Benda yang mengandung keindahan ialah segala hasil seni dan alam semesta ciptaan tuhan. Sangat luas kawasan keindahan bagi manusia. Karena itu kapan, dimana, dan siapa saja dapat menikmati keindahan.
            Keindahan identik dengan kebenaran. Keduanya mempunyai nilai yang sama: abadi dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Keindahan bersifat universal.
            Keindahan tersusun dari keselarasan dan pertentangan dari garis, warna, bentuk, nada dan kata-kata
           
2. MAKNA RENUNGAN

Renungan atau pemikiran berhubungan dengan keindahan atau penciptaan keindahan didasarkan atas tiga macam teori, ialah teori pengungkapan, teori metafisika, dan teori psikologis. Masing-masing teori itu ada tokohnya. Dalam teori pengungkapan dikatakan oleh Benedetto Croce, bahwa seni adalah pengungkapan kesan-kesan. Dalam teori metafisika, plato mendalilkan adanya dunia ide pada taraf yang tertinggi sebagai realita ilahi itu. Dari teori psikologik dengan tokohnya Frisdrick Schiller dan Herbert Spencer; Schiller menyatakan, bahwa asal mula seni adalah dorongan batin untuk bermain-main (play impulse).

3. MAKNA KESERASIAN

Keserasian berasal dari kata serasi; serasi dari kata dasar rasi artinya cocok, sesuai atau kena benar. Kata cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan, pertentangan ukuran, dan seimbang
Keserasian identik dengan keindahan.Sesuatu yang serasi tentu tampak indah dan yang tidak serasi tidak indah. Karena itu sebagaian ahli pikir berpendapat, bahwa keindahan ialah sejumlah kualita pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal.Kualitas yang paling sering disebut ialah kesatuan(unity), keselarasan(harmony), kesetangkupan(symmetria), keseimbangan(balance) dan berlawanan/bertentangan(contrast).

4.MAKNA KEHALUSAN

            Kehalusan berasal dari kata halus artinya tidak kasar (perbuatan) lembut, sopan, baik (budi bahas), beradab. Kehalusan berarti sifat-sifat yang halus, kesopanan, dan atau keadaban. Halus bagi manusia sendiri ialah berupa sikap,yakni sikap sikap halus. Sikap halus adalah sikap lembut dalam menghadapi orang. Lembut dalam mengucapkan kata-kata, lembut dalam romn muka, lembut dalam sikap anggota badan lainnya.
Bahasa melahirkan sikap
Perkataan
Perkataan itu keluarnya melalui dua saluran yakni lisan dan tulisan. Kata-kata tersebut mewujudkan tingkah laku, perwujudan tingkah laku itu mempunyai 2 macam bentuk, yakni ;
1.     Pemilahan kata dan penyusunan kalimat
a.     Kata-kata yang baik, maupun kata-kata kotor (kata-kata etis dan non etis)
b.     Penyusunan kata-kata/kalimat, ada yang teratur dan tidak teratur.

2.     Berbentuk, irama, nada atau alunan suara
Orang yang memiliki kesadaran yang tinggi,  pandai mengatur dan mengendalikan nada irama suaranya dalam mengungkapkan hati, keinginan atau buah pikirannya.

Bagian-bagian rohaniyah yang melahirkan sikap
Kemauan
Kemauan merupakan salah satu unsur yang terdapat dalam rohaniah manusia. Unsur kemauan itu penting, karena kemauanlah yang menentukan pilihan, yakni ;
-         Berbuat atau tidak berbuat sesuatu.
-         Berbuat baik atau berbuat tidak baik.
            Perasaan
Perasaan juga datangnya dari jiwa manusia, yang wujud luarnya tampak pada tingkah laku manusia, perbuatan atau tindakan.
Pikiran
Pikiran ialah bagian rohani manusia yang menciptakan pengetahuan, gagasan, pendapat, ide, daya upaya (akal), teori, pertimbangan, renungan, kesadaran kebijaksanaan dan sebagainya.
      Kelembutan dalam pergaulan
Agar dalam pergaulan terjaga kehalusan dan kelembutannya, maka harus berdasarkan prinsip; cinta kasih, kejujuran, keadilan, kesetian dan keloyalan.
       Pergaulan dalam masyarakat
 keluarga itu perannya dalam masyarakat sangat penting, karena masyarakat itu sebenarnya terjadi dari keluarga-keluarga kecil. Sebab antara keluarga dan masyarakat saling berpengaruh.

5. KEINDAHAN OBJEKTIF DAN SUBJEKTIF

            keindahan itu menurut kenyataannya dapat dibedakan atas dua macam; yaitu keindahan objektif dan keindahan subjektif. Keindahan objektif ialah keindahan yang secara hakiki ada pada sesuatu benda atau apa saja. berbeda halnya dengan keindahan subjektif.  Keberadaan keindahan ini bergantung pada asas manfaat. Karena itu mungkin suatu benda dianggap indah oleh seseorang, tetapi dianggap orang lain sebagai sesuatu yang tidak indah.
           Dapat ditarik kesimpulan bahwa keindahan objektif adalah keindahan menurut akal budi. Dengan demikian tanggapan yang muncul dari gerak akal budi akan selalu tepat dengan hakiki benda bersangkutan. Terhadap benda yang indah, akal budi akan mengatakan indah.  Sebaliknya terhadap benda yang tak indah maka akal budi akan mengatakan tak indah. Ia tidak peduli dan terpengaruh terhadap keinginan tertentu.

6. SEKITAR MASALAH KESENIAN

            Banyak pernyataan tentang kesenian telah dilahirkan oleh para tokoh kesenian. Semuanya menunjuk tentang hasil karya seni (art) atau kesenian (arts) dan apa-apa yang dapat diberikan hasil karya kesenian tadi bagi para penghayat.
            Jika melihat batasan seni atau kesenian menurut Read diturunkan pembagiannya sebagai berikut :
       1.     Seni Visual
Seni yang hanya ditangkap oleh mata (khas) yaitu seni lukis karena lukisan hanya bisa ditangkap oleh indra mata.
       2.     Seni Plastis
Seni jenis ini dapat digolongkan juga seni visual, seperti misalnya gerak dan patung, juga arsitektur serta pahat.
      3.     Musik
Hasil kesatuan dari susunan komposisi lagu dan karya musik dalam ekspresi bunyi.
     4. sastra yang termasuk karya karya sastra
         a. tertulis misalnya sajak, drama, cerpen, novel, essei
         b. lesan
     5. seni gerak
         a. tari, sendra tari
         b. pantomime atau action dalam drama

           
Seni sastra
            Seni sastra rupanya terbatas pada karya-karya tulis yang menggunakan aturan bahasa indah dan karya-karya tulisan sekitar. Juga tentang bentuk tulisan essei itupun yang dianggap karya sastra adalah bila mengobyek pada bidang kesenian saja.
Jenis novel dan cerpen
            Yang dimaksud novel itu, karangan yang membawakan masalah-masalah yang segar atau masih baru atau yang bersifat kesenian. Dan umumnya hanya sastra rekaan.
Jenis puisi
          Kita di  Indonesia mempunyai banyak istilah untuk menyebut puisi yaitu :syair, sanjak, sajak dan puisi. Menurut kenyataan, umumnya setiap pelajar dan mahasiswa ataupun semua orang yang pandai baca tulis, puisi merupakan suatu bentuk alat sebagai penampung ekspresi perasaan, ide-ide atau pemikiran hidup diekspresikan melalui kata-kata puisi.
Musik
            Pertama tentang pengertian dari kata “musik”, itu adalah menunjuk semua karya pengucapan kejiwaan melalui serangkaian nada-nada atau lagu. Meskipun karya ini masih berupa lambang not atau disebut karangan lagu masih diatas kertas.
Seni tari
            Sampai kini kita melihat bahwa seni tari dari daerah (baik yang klasik maupun tradisi) itulah yang banyak mendominasi seni tari Indonesia.
Seni teater
       Seni teater memang suatu jenis seni pertunjukan, oleh karena itu memerlukan beberapa perangkat sebagai penunjang terselenggaranya pementasan.




Sumber : Joko Tri Prasetya, Drs., Ilmu Budaya Dasar, Rineka Cipta, Jakarta 2013


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar