NIA YUSNIA SARI
1EA25
NPM : 15215037
1. PENGERTIAN KEBUDAYAAN DAN PERADABAN
Apakah kebudayaan itu?
Kebudayaan = cultuur (bahasa Belanda) = culture (bahasa inggris) = tsaqafah ( bahsa arab), berasal dari perkataan Latin : “Colere” yang artinya mengolah, mengerjakan, menyuburkan, dan mengembangkan, terutama mengolah tanah atau bertani. Dari segi arti ini berkembanglah arti culture sebagai “segala adaya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam”. Ditinjau dari sudut bahasa Indonesia, kebudayaan berasal dari bahasa sansakerta “buddhayah” yaitu bentuk jamak dan buddhi yang berarti budi atau akal.
Hasil buah budi (budaya) manusia itu dapat kita bagi menjadi 2 macam :
1. Kebudayaan Material(lahir), yaitu kebudayaan yang berwujud kebendaan , misalnya : rumah, gedung, alat alat senjata, mesi mesin, pakaian dan sebagainya.
2. Kebudayaan Immaterial (spiritual = batin) yaitu: kebudayaan, adat istiadat, bahasa, ilmu pengetahuan dan sebagainya.
Kebudayaan dan Peradaban
Peradaban berasal dari arti kata adab yang artinya kesopanan, kehormatan, budi bahasa, etiket dan sebagainya. Lawan dari kesopanan yaitu biadab , kasar, kurang ajar, tak tahu pergaulan dan sebagainya.Sedangkan Kebudayaan adalah semua yang berasal dari hasrat dan gairah yang lebih tinggi dan murni yang beraada diatas tujuan praktis dalam hubungan masyarakat misalnya : music, puisi, etik, agama, ilmu filsafat. Jadi lapisan atas adalah kebudayaan, sedangkan lapisan bawah adalah peradaban.
Penaburan Peradaban Dan Kebudayaan
Pengertian yang umum dipakai yaitu bahwa peradaban adalah bagian dari kebudayaan yang bertujuan untuk memudahkan dan mensejahterakan hidup misalnya:
1. Ilmu teknik yang melahirkan alat alat atau mesin mesin untuk mempratiskan,member comfort kepada manusia
2. Auto mobile sebagai pengganti pikulan, member comfort
3. Pulpen sebagai pengganti bulu, member comfort dan sebagainya
Hubungan antara keduanya ternyata menentukan pengertian perbedaan, yaitu ternyata manifestasi cara berpikir dan merasa untuk mempraktiskan dan member comfort dalam kehidupan.
2. WUJUD KEBUDAYAAN DAN UNSUR-UNSUR NYA
Prof. Dr. Koentjoroningrat menguraikan tentang wujud kebudayaan menjadi 3 macam:
1. Wujud kebudayaan sebagai komlpleks dari ide ide, gagasan,nilai nilai, norma norma, peraturan dan sebagainya
2. Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktyivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat
3. Wujud kebudayaan sebagai benda benda hasiln karya manusia
Perlu dimengerti bahwa unsur-unsur kebudayaan yang bmembentuk struktur kebudayaan itu tidak berdiri lepas dengan yg lainnya. Kebudayaan bukan hanya sekedar merupakan jumlah dari unsur unsur saja, melainkan merupakan keseluruhan dari unsur unsur tersebut yang saling berkaitan erat, yang membentuk kesatuan yang harmonis.
3. HUBUNGAN ANTARA MANUSIA, MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN
1. Hubungan manusia dengan masyarakat
Manusia hidupnya selalu di masyarakat. Hal ini bukan hanya ketentuaan semata-mata, melainkan mempunyai arti yang lebih dalam, yaitu bahwa hidup bermasyarakat itu adalah rukun bagi manusia agar benar-benar dapat mengembangkan budayanya dan mencapai kebudayaan. Tanpa masyarakat hidup manusia tidak dapat menunjukkan sifat-sifat kemanusiaan
2. Hubungan Manusia dengan Kebudayaan
Sebagai mahluk biologi, manusia dipelajari dalam ilmu biologi dan anatomi, dan sebagai mahluk sosio-budaya manusia dipelajari dalam antropologi budaya. Antropologi budaya menyelidiki seluruh cara hidup manusia, bagaimana manusia dengan akal budinya dan struktur fisiknya dapat mengubuh lingkungan berdasarkan pengalamannya. Juga memahami, menuliskan kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat manusia.
3. Hubungan Masyarakat dengan Kebudayaan
Masyarakat adalah kumpulan manusia yang hidup dalam suatu daerah tertentu, yang telah cukup lama, dan mempunyai aturan-aturan yang mengatur mereka, untuk menuju kepada tujuan yang sama.jadi erat sekali hubungan antara masyarakat dan kebudayaan, kebudayaan tak mungkin timbul tanpa adanya masyarakat, dan eksistensi masyarakat itu hanya dapat dimungkinkan oleh adanya kebudayaan.
4. Hubungan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan
Bahwa manusia , masyarakat, dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat lagi dipisahkan dalam artinya yang utuh. Karena ketiga unsur inilah kehidupan makhluk social berlangsung.
4. MASALAH KEBUDAYAAN SOAL KEHIDUPAN
Kita akan lebih dalam memahami kebudayaan , apabila membandingkan makhluk yang berkebudayaan dengan makhluk yang juga memiliki hayat, tetapi berkebudayaan, yaitu antara manusia dan hewan. Dipandang dari ilmu hayat , Huxley menyimpulkan perbedaan itu dalam pokok pokok
1. Manusia mempunyai otak sempurna, yang memberi kemungkinan untuk berpikir bicara, belajar dan menggunakan alat alat
2. Manusia satu satunya makhluk yang tegak lurus
3. Manusia satu satunya makhluk yang memerlukan masa pertumbuhan yang lama
4. Jumlah embrio pada manusia kebanyakan Satu
5. Manusia tidak mempunyai rambut penutup badan
5. PENGARUH BARAT DAN KEBUDAYAAN NASIONAL
Kebudayaan barat yang disebut kebudayaan modern itu bermula pada jaman Renaisance. Ketika Vasco dan Gama sebagai wakil kebudayaan Barat berhasil mengelilingi Afrika dan mendarat di Kalikut, maka terbentanglah bagi seluruh Asia suatu sejarah baru.
Sistem demokrasi barat telah mempercepat bangsa kita untuk menggalang solidaritas masyarakat, terutama sesudah lepas dari penjajahan untuk menyusun sistem sosial dan organisasi pemerintah yang sesuai dengan tuntutan jaman.
Tekanan-tekanan budaya barat terhadap budaya sebelumnya, ywaitu anasir asli, Hindu dan Islam, memanglah cukup berat. Namun dalam praktek kehidupan sehari hari masyarakat belum mau demikian saja meninggalkan unsur kebudayaan tradisionalnya. Mereka masih berusaha memadukab unsur-unsur modern dan tradisional.
Kebudayaan Nasional Indonesia
Berbicara mengenai kebudayaan nasional, kita tidak bisa menghadirkan kenyataan bahwa berbagai pihak sedang mendiskusikanny. Dari medan diskusi para budayawan tersebut menarik dua pendapat, yaitu :
1. Kebudayaan nasional adalah berupa puncak dari budaya suku-suku yang menghuni bumi nusantara ini.
2. Kebudayaan nasional adalah hasil sintesa dari berbagai jenis budaya suku tersebut, yang membentuk pola baru.
Unsur-unsur yang mengandung kesamaan Kebudayaan Nasional secara umum, diantaranya :
1. Pancasila
2. Undang-undang dasar 1945
3. Sumpah pemuda
4. Bendera merah-putih, Indonesia Raya dan Lambang garuda
5. Bahasa Indonesia
6. KEBUDAYAAN DAN AGAMA
Agama dalam pengertian “Addien” sumbernya adalah wahyu dari Tuhan. Sedangkan kebudayaan sumbernya dari manusia. Jadi agama tidak dapat dimasukkan ke dalam lingkungan kebudayaan selama manusia berpendapat bahwa Tuhan tak dapat dimasukkan ke dalam hasil cipta manusia.
Agama Islam Sebagai Sumber Kebudayaan
Prof. H.A Gibb menulis dalam bukunya : " Wither Islam": islam is indeed much more than a systeem of theologi, it is a complete civilization" (islam adalah lebih daripada suatu cara cara peribadatan saja, tetapi merupakan suatu kebudayaan dan peradaban yang lengkap)
Pengaruh Agama Terhadap Kebudayaan
Akulturasi dalam lapangan agama dapat memengaruhi isi iman dan budi yang tinggi. Akulturasi dalam lapangan agama tersebut dinamai : "syncrotisme" (perpaduan antara 2 kepercayaan) misalnya agama Jawa terdiri dari islam bercampur dengan budha.
Sumber :
Joko Tri Prasetya, Drs., Ilmu Budaya Dasar, Rineka Cipta, Jakarta 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar