Hutang adalah kewajiban untuk memberikan jasa dimasa
yang akan datang atau kewajiban untuk memindahkan harta
Kewajiban ( transaksi dengan luar perusahaan)
Hutang jangka pendek dibagi menjadi 2 yaitu : Hutang
yang jumlahnya dapat dipastikan dan hutang yang jumlah nya tidak dapat
dipastikan (diestimasi)
Yang termasuk kewajiban jangka pendek ada 9 yaitu :
1. Hutang
dagang dan hutang wesel
2. Hutang
jangka panjang dalam periode 1 tahun
3. Hutang
deviden
4. Uang
muka & jaminan yang dapat diminta kembali
5. Dana
yang dikumpulkan dari pihak ke tiga
6. Hutang
biaya
7. Hutang
bonus
8. Pendapatan
diterima dimuka
9. Hutang
gaji dan upah
4 tafsiran utang jangka pendek dalam neraca yaitu :
1. Tafsiran
hutang dan penghasilan
2. Tafsiran
hadiah yang beredar
3. Tafsiran
hutang garansi
4. Tafsiran
hutang pensiun
Gaji dan upah apakah sama? Gaji nominalnya tetap,
diberikan perbulan / pertahun . sedangkan upah tidak tetap , diberikan perjam /
pertahun.
Pph ditanggung dari siapa? Pph ditanggung atas dasar
kesepakatan bersama antara perusahaan dan karyawan tersebut.
1. Hutang
dagang adalah hutang yang harus dibayar kepada pemasok karena perusahaan akan
melakukan pembelian barang atau jasa
Example : Dibeli persediaan barang dagang secara kredit sebesar Rp. 1.000.000
Persediaan barang dagang Rp. 1.000.000
Hutang dagang Rp. 1.000.000
2. Wesel
bayar jangka pendek adalah alat pembelanjaan yang umum akan jatuh tempo dalam waktu
kurang dari 1 tahun
example : Pada tanggal 1 desember 1990 PT. A membeli persediaan barang dagang sebesar Rp. 2.000.000 dengan mengeluarkan wesel dengan tingkat bunga 12% per tahun, jangka waktu 60 hari.
perhitungan :

1/12
Pembelian
barang dagang
Rp. 2.000.000
Wesel bayar (jangka pendek) Rp. 2.000.000
Penyesuaian bunga

31/12
Beban bunga
Rp. 20. 000
Hutang bunga Rp. 20.000
*) Rp. 2.000.000 x 12% x (30/360) = Rp. 20.000
Jurnal balik

1/1
Hutang bunga
Rp. 20.000
Beban bunga Rp. 20.000
Pembayaran wesel

30/1
Wesel bayar
Rp. 2.000.000
Beban bunga Rp. 40.000
Kas Rp. 2.040.000
*) Bunga: Rp. 2.000.000 x 12% x (60/360) = Rp. 40.000
3. Wesel Bayar jangka Pendek yang dikeluarkan dengan Diskonto
Diskonto adalah pengurangan terhadap nilai bunga dari nilai nominal wesel
Example:
PT. ABC mendiskontokan weselnya yang mempunyai nilai nominal sebesar Rp. 1.000.000, jangka waktu wesel 60 hari, tanggal wesel 1 desember 1994 dengan diskonto sebesar 12%
Perhitungan:
Nilai nominal Rp. 1.000.000
Diskonto: Rp. 1.000.000 x 12% x (60/360) Rp. 20.000 -
Hasil pendiskontoan /kas yang diterima Rp. 980.000

1/12
Kas
Rp. 980.000
Diskonto wesel bayar Rp. 20.000
Wesel bayar Rp. 1.000.000
Mencatat pendiskontoan wesel bayar (wesel bayar)

31/12
Beban
bunga
Rp.
10.000
Diskonto wesel bayar Rp. 10.000
*) Rp. 1.000.000 x 12% x (30/360) = Rp. 10.000
4. Hutang jangka panjang yang kan jatuh tempo adalah bagian dari hutang jangka panjang yang harus dibayar dalam jangka waktu kurang dari satu tahun.
example:
Neraca per 31 mei PT. ABC memiliki hutang jangka panjang sebesar Rp. 250.000.000. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp. 50.000.000 akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 tahun. Maka pelaporan kewajiban dalam neraca PT. ABC akan tampak
Kewajiban lancar:
Hutang jangka panjang yang akan jatuh tempo Rp. 50.000.000
example : Pada tanggal 1 desember 1990 PT. A membeli persediaan barang dagang sebesar Rp. 2.000.000 dengan mengeluarkan wesel dengan tingkat bunga 12% per tahun, jangka waktu 60 hari.
perhitungan :
Wesel bayar (jangka pendek) Rp. 2.000.000
Penyesuaian bunga
Hutang bunga Rp. 20.000
*) Rp. 2.000.000 x 12% x (30/360) = Rp. 20.000
Jurnal balik
Beban bunga Rp. 20.000
Pembayaran wesel
Beban bunga Rp. 40.000
Kas Rp. 2.040.000
*) Bunga: Rp. 2.000.000 x 12% x (60/360) = Rp. 40.000
3. Wesel Bayar jangka Pendek yang dikeluarkan dengan Diskonto
Diskonto adalah pengurangan terhadap nilai bunga dari nilai nominal wesel
Example:
PT. ABC mendiskontokan weselnya yang mempunyai nilai nominal sebesar Rp. 1.000.000, jangka waktu wesel 60 hari, tanggal wesel 1 desember 1994 dengan diskonto sebesar 12%
Perhitungan:
Nilai nominal Rp. 1.000.000
Diskonto: Rp. 1.000.000 x 12% x (60/360) Rp. 20.000 -
Hasil pendiskontoan /kas yang diterima Rp. 980.000
Diskonto wesel bayar Rp. 20.000
Wesel bayar Rp. 1.000.000
Mencatat pendiskontoan wesel bayar (wesel bayar)
Diskonto wesel bayar Rp. 10.000
*) Rp. 1.000.000 x 12% x (30/360) = Rp. 10.000
4. Hutang jangka panjang yang kan jatuh tempo adalah bagian dari hutang jangka panjang yang harus dibayar dalam jangka waktu kurang dari satu tahun.
example:
Neraca per 31 mei PT. ABC memiliki hutang jangka panjang sebesar Rp. 250.000.000. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp. 50.000.000 akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 tahun. Maka pelaporan kewajiban dalam neraca PT. ABC akan tampak
Kewajiban lancar:
Hutang jangka panjang yang akan jatuh tempo Rp. 50.000.000
Kewajiban jangka panjang:
Hutang jangka panjang Rp. 200.000.000
5. Pendapatan Diterima Dimuka adalah kewajiban, karena perusahaan telah menerima uang dari pelanggan, tapi jasa/barang dari perusahaan belum diberikan / disahkan.
exanple:
PT. ABC menerima uang muka sebesar Rp. 480.000 untuk berlangganan majalah "bola" selama 1 tahun pada tanggal 1 april 1990.
April 1 Kas Rp. 480.000
Pendapatan diterima dimuka Rp. 480.000
Jadi perbulannya: Rp. 480.000/12 = Rp. 40.000
Pada akhir tahun, 31 desember 1990 PT. ABC akan mengakui pendapatan untuk 9 bulan (1 apr-31 des). Pendapatan diakui jika majalah "Bola" sudah diberikan kepada pelanggannya, karena selama 9 bulan sudah diberikan, maka pendapatan diakui
31/12 Pendapatan diterima dimuka Rp. 360.000
Pendapatan Rp. 360.000
Pengakuan pendapatan selama 9 bulan
Per bulannya sebesar Rp. 40.000
jadi 9 bulannya sebesar Rp. 40.000 x 9 = Rp. 360.000
Jurnal penutup
31/3 Pendapatan diterima dimuka Rp. 120.000
Pendapatan Rp. 120.000
Pengakuan pendapatan sisanya yaitu 3 bulan (1 januari - 31 maret)
per bulannya sebesar Rp. 40.000
jadi 3 bulannya sebesar Rp. 40.000 x 3 = Rp. 120.000
AKUTANSI PENGGAJIAN
Sistem mengatasi penyimbangan bayaran gaji.
Tujuan akutansi penggajian untuk mengetahui fungsi
yang terkait dokumen yg digunakan, catatan yg digunakan jaringan system pengendalian
intern dan informasi yng dibutuhkan dan system akutansi penggajian dan pengubahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar